Tempat Wisata di Bali (All About Bali) dan Cara Ke Bali

Loading...
By Matra Hindu

Wisatawan bisa memilih beragam moda transportasi untuk mencapai Bali:

Pesawat

Pesawat atau transportasi udara adalah cara termudah untuk mencapai Bali. Seluruh pesawat yang datang ke Bali akan mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai.

Bandara

Bandara Internasional Ngurah Rai yang terletak di Tuban, Bali Selatan, merupakan bandara tersibuk kedua di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta. Terletak sekitar 13 kilometer dari Denpasar, Bandara Ngurah Rai telah mengalami renovasi besar-besaran sejak 2013 lalu.

Bandara Internasional Ngurah Rai Bali memiliki 2 (dua) terminal, yaitu Terminal Domestik dan Terminal Internasional yang kini memiliki tampilan baru.Terminal Domestik baru terdiri dari 2 (dua) lantai. Lantai 1 melayani ticketing dan proses check in penumpang, sedangkan Lantai 2 berisi ruang-ruang tunggu untuk gate 1520. Bagian Kedatangan dalam Terminal Domestik dilenggkapi dua conveyor untuk mengambil bagasi.

Sementara, Terminal Internasional baru terdiri dari 3 (tiga) lantai, yaitu Lantai 1, digunakan sebagai area ticketing dan loket check in; Lantai 2 sebagai ruang tunggu untuk gate 19; dan Lantai 3, terdiri dari lounge dan public shower. Bagian Kedatangan Terminal Internasional memiliki 146 conveyor pengambilan bagasi.

Pajak Bandara

Para penumpang dari Bandara Ngurah Rai Bali akan dikenai pajak atau biaya Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar Rp 75.000 (penerbangan domestik) dan Rp 200.000 (penerbagan internasional).

Pesawat yang beroperasi

Hampir semua maskapai penerbangan lokal dan mancanegara beroperasi di Bandara Ngurah Rai, baik LCC (Low Cost Carriers) maupun maskapai Full Service.

Visa

Selain paspor yang valid hingga 6 bulan setelah kedatangan, wisatawan asing (kecuali dari negara-negara ASEAN) harus memiliki visa untuk mengunjungi Bali. Sejumlah negara harus mendapatkan visa di Kedutaan Indonesia sebelum berangkat ke Bali. Namun, sebagian besar wisatawan bisa mendapatkan visa on arrival untuk jangka waktu 30 hari.

Kapal

Bagi budget traveler atau backpacker, jalur darat dan laut adalah opsi yang lebih terjangkau dan menantang untuk menuju Bali. Wisatawan yang memilih jalur laut akan masuk melalui Pelabuhan Gilimanuk, yang terletak di Kabupaten Jembrana, Bali Barat.

Saat ini, tercatat sekitar 24 kapal ferry yang hilir mudik setiap hari dari Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi, Jawa Timur) ke pelabuhan seluas kurang lebih 4 hektar tersebut.

Pelabuhan Gilimanuk bisa berjarak sekitar 2 jam menuju Denpasar dan 2,5 jam menuju Kuta.

Area populer di Bali

Kintamani

Kintamani adalah kawasan wisata perbukitan dengan pemandangan Danau dan Gunung Batur yang indah. Sebaiknya kenakan pakaian yang sedikit lebih tebal karena udara di Kintamani jauh lebih dingin dibandingkan di kawasan pantai, terutama di malam hari. Selain Danau dan Gunung Batur, di Kintamani Anda juga bisa mengunjungi Desa Trunyan yang terkenal dengan penguburan jenazah yang unik. Selain itu, saat ini di Kintamani juga bisa ditemukan agrowisata perkebunan kopi yang tengah digemari wisatawan saat mengunjungi Bali. Jangan lupa bersantai di pemandian air panas Toya Bungkah di kaki Gunung Batur sebelum beranjak pulang dari Kintamani.

Nusa Dua

Nusa Dua terletak di bagian selatan Bali, sekitar 40 km dari Denpasar, dan lebih dikenal sebagai kawasan elit yang dipenuhi jajaran hotel bintang lima serta lapangan golf bertaraf internasional. Tidak heran, Nusa Dua kerap dijadikan lokasi event dan pertemuan kelas dunia. Kawasan Nusa Dua memiliki gerbang khusus yang dijaga petugas keamanan, di mana tamu yang datang harus menjalani pemeriksaan. Karena kawasannya memang lebih sepi dibandingkan Kuta dan Legian, kebersihan pantai-pantai Nusa Dua masih cenderung terjaga.

Seminyak

Terletak di utara Kuta dan Legian, Seminyak merupakan salah satu kawasan termahal di Bali. Seperti halnya Kuta dan Legian, Seminyak dipenuhi deretan toko dan butik untuk para fashionista. Jalan Kayu Aya atau lebih dikenal dengan Jalan Oberoi dan Jalan Laksamana merupakan pusat kuliner Seminyak yang dipenuhi kafe, restoran dan lounge internasional. Selain menawarkan wisata kuliner dan belanja yang menjadi daya tarik Bali, Seminyak juga memiliki destinasi pantai yang lebih tenang ketimbang Kuta ataupun Legian, yakni Pantai Seminyak dan Pantai Petitenget.

Ubud

Berlokasi di kawasan Bali Tengah, Ubud dikenal sebagai pusat kesenian Bali, mengingat banyaknya galeri dan workshop dari seniman lokal maupun mancanegara. Jauh dari suasana hingar-bingar Kuta, Ubud merupakan daerah pedesaan yang tenang dan lebih sejuk karena terletak sekitar 200 meter di atas permukaan laut. Kawasan ini juga terus berkembang dengan kehadiran kafe dan restoran di sepanjang Jalan Raya Ubud maupun Jalan Monkey Forest yang merupakan jalanan utama Ubud. Begitu juga dengan tempat penginapan, di mana turis bisa menemukan ragam tipe akomodasi, terutama private villa yang menjadi favorit keluarga maupun pasangan yang tengah berbulan madu di Bali.

Amed

Terletak di kawasan timur Bali, Amed adalah desa nelayan yang populer dengan pantainya yang eksotis dan tenang. Jauh dari kepadatan turis di Kuta dan sekitarnya, Amed menawarkan spot penyelaman yang indah berkat kejernihan air dan ragam terumbu karangnya. Selain itu, akomodasi yang ditawarkan pun relatif terjangkau dibandingkan kawasan-kawasan populer di Pulau Dewata. Amed bisa dijangkau sekitar 2 jam perjalanan dari Denpasar.

Candidasa

Kawasan Candidasa terletak di Kabupaten Karangasem, Bali Timur, dan merupakan destinasi wisata pantai yang tenang. Berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dari Bandara Ngurah Rai, Candidasa memiliki pantai dengan pasir putih bersih serta ombak yang tenang sehingga aman untuk berenang. Bukan hanya pantai, Candidasa juga berdekatan dengan tempat wisata Taman Ujung yang luas dan cantik.

Canggu

Masih di area Bali Selatan, Cangu merupakan kawasan terpencil di sebelah utara Kuta yang mulai ramai dikunjungi turis. Disebut-sebut sebagai ‘The New Seminyak’, hal ini dikarenakan Canggu kini semakin ramai dengan tempat-tempat penginapan maupun kafe dan restoran. Bukan hanya penginapan untuk backpacker yang menjamur di sini, sejumlah properti bintang 5 pun banyak terlihat di Canggu.

Denpasar

Sebagai ibukota sekaligus kota terbesar di Bali, Denpasar merupakan pusat kegiatan bisnis dan pemerintahan. Denpasar dipenuhi deretan pusat perbelanjaan maupun perkantoran swasta dan Pemerintah Daerah Bali. Meskipun bisa dikatakan sebagai kota metropolitan, Denpasar sebenarnya juga memiliki obyek-obyek pariwisata yang bisa dikunjungi seperti pura, istana ataupun museum.

Legian

Terletak di sebelah utara Kuta, Legian saat ini terkenal berkat kehadiran sejumlah klub malam yang tidak pernah sepi pengunjung hingga dinihari. Pada 2002 lalu, kawasan Legian luluh lantak akibat ledakan bom bunuh diri teroris yang menewaskan ratusan orang. Peristiwa yang dikenal sebagai Tragedi Bom Bali itu sempat memporak-porandakan pariwisata Bali. Namun, seiring berjalannya waktu, Bali berhasil pulih dan kini semakin berkembang dengan pembangunan properti-properti baru mulai dari hotel, restoran hingga tempat-tempat hiburan.

Pecatu

Pecatu merupakan kawasan resor di semenanjung selatan Bali dan populer dengan pantai-pantainya yang ‘tersembunyi’ seperti Pantai Pandawa, Pantai Balangan, Pantai Padang-Padang dan Pantai Bingin. Topografi Pecatu yang berbukit membuat akses menuju pantai-pantai ini cukup sulit ditemukan meskipun sudah banyak turis yang mengetahui keberadaannya. Air laut yang biru serta suasana yang relatif lebih sepi dibandingkan Pantai Kuta membuat pantai-pantai ini menjadi favorit para wisatawan yang datang ke Bali.

Uluwatu

Terletak di kawasan Semenanjung Bukit, bagian paling selatan Bali, Uluwatu sebenarnya adalah salah satu pura terpopuler di Bali yang menarik perhatian ribuan turis setiap tahunnya. Karena popularitasnya itu, kawasan ini kemudian lebih dikenal sebagai Uluwatu. Pura yang terletak di tepi batu karang terjal itu dibangun pada abad ke-11 oleh seorang pendeta suci bernama Empu Kuturan. Tidak jauh dari Pura Uluwatu, traveler juga bisa mengunjungi sejumlah obyek wisata terkenal lainnya di Bali seperti Garuda Wisnu Kencana dan Pantai Dreamland.

Tulamben

Lovina merupakan kota tenang di wilayah utara Bali yang dikenal dengan wisata lumba-lumbanya. Pantai-pantai di Lovina cenderung memiliki pasir hitam dan ombak yang tenang sehingga aman bagi turis untuk melakukan berbagai aktivitas air. Perjalanan menuju Lovina membutuhkan waktu yang cukup panjang, yaitu sekitar 3 jam dari Kuta atau 2 jam dari Ubud. Meskipun menghabiskan banyak waktu, namun banyak turis menyertakan Lovina dalam agenda liburan mereka di Bali karena ingin menyaksikan aksi kawanan Lumba-lumba yang muncul di tengah laut lepas hampir setiap pagi.

Lovina

Nusa Lembongan merupakan pulau kecil yang terpisah dari pulau utama dan dengan cepat menjadi salah satu destinasi top saat mengunjungi Bali. Jauh dari hingar-bingar Bali Selatan, Lembongan adalah opsi sempurna untuk pecinta olahraga air. Di sini wisatawan bisa melakukan aktivitas snorkeling, diving, selancar atau sekedar bersantai di pinggir pantai sambil menyaksikan jernihnya air laut. Ada dua titik awal yang bisa dipilih untuk menuju Lembongan dari pulau utama Bali, yaitu Pantai Sanur dan Pelabuhan Benoa.

Bedugul

Bedugul adalah dataran tinggi di Kabupaten Tabanan, sekitar 70 kilometer dari daerah Kuta. Terletak di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut, Bedugul memiliki temperatur yang sejuk bahkan cenderung dingin. Untuk menuju Bedugul, pengunjung akan melalui jalan berliku dengan pemandangan menakjubkan layaknya kawasan Puncak di Jawa Barat. Obyek wisata utama di Bedugul adalah Danau Beratan dan Pura Ulun Danu. Tapi, jangan lewatkan juga kunjungan ke Kebun Raya Eka Raya, satu-satunya kebun raya di Bali yang ditumbuhi berbagai jenis buah dan sayur-mayur.

Jimbaran

Berlokasi di selatan Bali, Jimbaran merupakan desa nelayan sekaligus kawasan turis eksklusif. Populer dengan deretan restoran seafood di tepi pantai, Jimbaran juga ditempati sejumlah hotel dan resor bintang lima yang menjadi favorit turis mancanegara. Meski demikian, para turis bisa menemukan beragam jenis hotel di Jimbaran. Jimbaran bisa dicapai sekitar 20 menit berkendara dari Legian dan Seminyak melalui jalan tol baru.

Kuta

Kuta merupakan tujuan wisata paling populer di Bali dengan Pantai Kuta sebagai pusatnya. Kuta sendiri awalnya dikenal sebagai destinasi selancar dunia. Sejak 1980 lalu, Kuta sudah terkenal sebagai tempat perhentian para backpacker yang bertualang ke Asia Tenggara. Kuta terutama dikenal berkat keindahan pantainya dengan hamparan pasir putih sepanjang 5 kilometer serta ombak yang bersahabat, meski kini area Pantai Kuta sudah terlalu ramai oleh turis domestik maupun mancanegara. Biasanya, menjelang sore jalan menuju Pantai Kuta dipadati kendaraan turis yang ingin menikmati pemandangan matahari terbenam.

Sanur

Salah satu destinasi utama di Pulau Bali, Sanur memiliki nuansa berbeda dibandingkan Kuta dan Legian. Berjarak sekitar 20 menit berkendara dari Bandara Ngurah Rai, Sanur relatif lebih tenang ketimbang Kuta dan Legian. Sanur memiliki Jalan Danau Tamblingan sebagai jalan utama yang dipenuhi kafe maupun butik. Kawasan ini merupakan kawasan pengembangan wisata pertama di Bali dan sudah menjadi destinasi turis sebelum Kuta dikenal. Berbeda dengan Kuta yang terkenal dengan pemandangan matahari terbenam, di Pantai Sanur wisatawan bisa menikmati keindahan panorama matahari terbit.

Transportasi ke Bali

Meskipun termasuk daerah maju dan destinasi wisata utama, transportasi umum di Bali relatif terbatas dibandingkan daerah-daerah lain. Transportasi yang lazim digunakan turis selama di Bali adalah taksi, ojek dan mobil atau motor sewaan.

Taksi

Taksi merupakan pilihan transportasi umum yang sering digunakan turis ketika berlibur ke Bali, walaupun beberapa armada taksi tidak menggunakan argo. Jika ingin menekan budget, setelah tiba di Bali, wisatawan bisa mencari taksi di luar area bandara. Biasanya, tarif menuju kawasan Kuta berkisar antara Rp 25,000 s/d Rp 35,000. Jika Anda menggunakan taksi dari dalam bandara, hampir dipastikan tarifnya akan lebih mahal.

Bus

Bus adalah opsi transportasi lain yang bisa dipilih turis untuk mengeksplorasi Bali. Bus umum yang beroperasi di Bali adalah Trans Sarbagita, sejenis Bus Rapid Transit atau busway yang beroperasi di kawasan Bali Selatan.

Trans Sarbagita setiap harinya beroperasi mulai pukul 05.00 – 21.00 wita. Bus berkapasitas 50 orang ini memasang tarif Rp 3.500 untuk penumpang umum dan Rp 2.500 untuk pelajar/mahasiswa. Saat ini, Trans Sarbagita memiliki 2 (dua) koridor, yaitu:

Koridor 1: Kota – GWK

Koridor 2: Batubulan – Nusa Dua

Angkot

Selain taksi, layanan transportasi umum yang dapat dipilih wisatawan selama di Bali adalah angkot. Namun, umumnya angkot di Bali hanya terdapat di sekitar Central Parkir Kuta dan Denpasar. Tarif angkot rata-rata di Denpasar kini adalah Rp 6.000 menyusul kenaikan bahan bakar minyak (BBM).

Sayangnya, tidak semua angkot di Bali memiliki trayek jelas. Beberapa angkot bahkan menawarkan untuk disewa dengan harga tinggi. Sebaiknya, sebelum mengunjungi Bali, wisatawan mencari tahu lebih dulu mengenai sistem transportasi di sana agar tidak diperas untuk membayar tarif angkutan yang mahal.

Sewa mobil/motor

Sulitnya mencari transportasi umum di Bali mengakibatkan banyak turis lebih memilih menyewa mobil atau motor selama berlibur di sana. Rata-rata penyewaan mobil dan motor di Bali adalah untuk jangka waktu 8 dan 10 jam. Namun, beberapa tempat penyewaan mobil dan motor di Bali menyediakan opsi penyewaan selama 24 jam.

Kisaran harga sewa mobil selama satu hari di Bali adalah Rp 150.000 hingga Rp 250.000 (tanpa supir) dan Rp 350.000 hingga Rp 500.000 (dengan supir). Sementara penyewaan motor selama 24 jam adalah Rp 50.000 hingga Rp 70.000.

Tips memilih penyewaan mobil dan motor di Bali:

– Bali memiliki banyak destinasi wisata. Karena itu, tentukan dulu tujuan wisata di Bali, seperti lokasi dan jalur menuju destinasi pilihan agar bisa merencanakan budget untuk bahan bakar.

– Cek rekomendasi dari kerabat atau teman, begitu juga forum-forum traveling, yang pernah menggunakan jasa penyewaan mobil dan motor di Bali. Ini penting agar wisatawan mengetahui reputasi tempat rental sehingga tidak menyesal nantinya.

– Cek paket sewa mobil, mulai dari kondisi fisik mobil hingga apakah tarif sewa sudah mencakup bahan bakar. Pilih paket yang sesuai kebutuhan selama liburan Anda di Bali.

– Kelengkapan dokumen, sebaiknya pilih rental yang menyediakan dokumen lengkap seperti STNK dan SIM supir (jika menyewa mobil dengan supir).

Tempat Wisata di Bali

Pantai dan pura adalah destinasi wisata utama yang diincar turis ketika mengunjungi Bali. Walaupun begitu, Bali sebenarnya masih menyimpan banyak tempat wisata yang tak kalah menarik.

Pantai

Pantai Pandawa

Terletak di Desa Kutuh, Kabupaten Badung, Bali Selatan, Pantai Pandawa dulunya dikenal sebagai Secret Beach karena lokasinya yang tersembunyi di belakang tebing-tebing tinggi dan ditumbuhi semak belukar. Karena akses yang cukup sulit, Pantai Pandawa sempat sepi dari kunjungan wisatawan meski sudah banyak yang mengenal keindahannya. Namun, kini Pemerintah Kabupaten Badung sudah membuka akses berupa jalan sepanjang 1,5 km menuju pantai berpasir putih dengan hamparan air laut yang biru sempurna.

Pantai Gren Bolw

Pantai Green Bowl yang terletak di Semenanjung Bukit, Bali Selatan, dikenal juga sebagai Pantai Bali Cliff dan Hidden Beach. Seperti halnya Pantai Pandawa, akses menuju Pantai Green Bowl adalah tantangan tersendiri karena harus menuruni ratusan anak tangga untuk sampai di bibir pantai. Setelah melewati situs hotel Bali Cliff Resort yang terbengkalai, pengunjung akan disambut pemandangan eksotis berupa laut yang berwarna hijau kebiruan. Satu lagi yang membuat pantai ini unik dibandingkan pantai lain di Bali adalah keberadaan gua kelelawar di dekat pantai.

Pantai Amed

Pantai Amed adalah opsi wisata yang bisa dipilih jika ingin menikmati keindahan pantai seolah milik pribadi. Terletak di bagian timur Bali, tepatnya di Karangasem, Pantai Amed terkenal dengan suasananya yang tenang serta terumbu karang yang masih terawat. Tidak heran, pantai berpasir hitam ini menjadi incaran para pecinta snorkeling dan diving. Sambil bersantai di tepi pantai, wisatawan juga bisa menikmati indahnya panorama Gunung Agung, yang merupakan gunung tertinggi di Bali.

Pantai Lovina

Berbeda dengan pantai-pantai di Bali Selatan yang mayoritas berpasir putih, Pantai Lovina memiliki pasir hitam. Meski begitu, pantai yang terletak di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali Utara ini tidak kalah mempesona dari pantai lain di Pulau Dewata. Akan tetapi, kebanyakan turis yang mendatangi Pantai Lovina ini lebih mengincar atraksi lumba-lumba hidung botol ketimbang menikmati suasana pantai. Perlu dicatat bahwa kemunculan lumba-lumba sangat bergantung pada faktor cuaca, karena mereka lebih tertarik muncul ke permukaan ketika cuaca cerah. Wisatawan pun harus datang pagi-pagi sekali agar bisa ‘mengejar’ lumba-lumba.

Pantai Keramas

Pantai Keramas di Bali sudah sangat dikenal di kalangan peselancar seluruh dunia. Terletak di Desa Keramas, Kabupaten Gianyar, Pantai Keramas lokasinya sangat dekat dengan Bali Safari and Marine Park. Sejak tahun 2000 lalu, pantai dengan ombak tinggi yang ideal untuk olahraga selancar ini telah mempesona komunitas peselancar dari berbagai negara. Untuk menuju Pantai Keramas dibutuhkan perjalanan selama satu jam dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

Alam

Monkey Forest

Berada di kawasan Ubud yang sejuk, Monkey Forest adalah salah satu obyek wisata wajib di Bali. Monkey Forest sendiri merupakan cagar alam dan komplek candi yang menjadi rumah bagi sekitar 340 ekor monyet berjenis kera ekor panjang (Macaca fascicularis). Dengan lahan seluas 27 hektar, di dalam Monkey Forest terdapat Pura Dalem Agung Padangtegal serta Pura Madia Mandala yang memiliki kolam suci serta candi lainnya yang kerap digunakan untuk upacara kremasi.

Jatiluwih

Berada di Kabupaten Tabanan, Jatiluwih merupakan areal sawah yang dinobatkan sebagai salah satu Situs Warisan Budaya UNESCO, sebagai bagian dari sistem perairan di Bali, yang dikenal sebagai subak. Memiliki luas sekitar 600 hektar, Jatiluwih berada pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut sehingga memiliki iklim sejuk. Jatiluwih berjarak sekitar 75 kilometer dari kawasan Bali Selatan seperti Kuta dan Legian. Dari sini, wisatawan juga bisa melanjutkan perjalanan ke Pura Ulun Danu Beratan di Bedugul (40 menit) ataupun Pura Tanah Lot (satu jam).

Taman Soekasada Ujung

Taman Soekasada Ujung atau dikenal juga dengan Taman Ujung terletak di daerah Karangasem, Bali Timur. Taman ini terletak sekitar 5 km sebelah tenggara kota Amlapura dan merupakan area peristirahatan Raja Karangasem di masa lampau. Dibangun pada tahun 1919, pengunjung bisa melihat perabotan dan foto-foto Kerajaan Karangasem di masa jayanya. Selain itu, wisatawan pun akan dibuat terpukau dengan keindahan lansekap taman serta panorama laut sebagai latar belakang.

Taman Kupu-Kupu

Selain Taman Safari, Bali juga mempunyai wisata Taman Kupu-Kupu yang mungkin belum dikenal luas di kalangan wisatawan. Berlokasi di Desa Wanasari, Tabanan, Bali Butterfly Park berdiri sejak 1996 lalu dan memiliki ratusan ekor kupu-kupu yang beterbangan di seantero taman sehingga menyerupai negeri dongeng. Salah satu kupu-kupu yang terkenal di taman ini adalah Kupu-kupu Burung Surga (Omithoptera paradisea). Untuk menikmati tempat wisata ini, pengunjung harus merogoh kocek sebesar Rp 15.000 per orang (wisatawan lokal) atau Rp 50.000 per orang (wisatawan asing).

Danau & Gunung Batur

Danau dan Gunung Batur termasuk obyek wisata alam terpopuler di Bali. Terletak di Penelokan Utara, Kecamatan Kintamani, wisatawan yang mengunjungi Danau Batur akan disuguhi pemandangan indah Gunung Batur sebagai latar belakangnya. Udara yang sejuk membuat banyak wisatawan asing menyukai daerah ini. Danau Batur sendiri merupakan danau terbesar di Bali yang ditetapkan sebagai Global Geopark Network atau taman bumi oleh UNESCO beberapa tahun lalu. Dari kawasan ini, pengunjung bisa mendatangi Desa Trunyan yang terkenal dengan metode pemakamannya yang unik dan berbeda dengan masyarakat Bali pada umumnya.

Budaya/Sejarah

Museum Antonio Blanco

Selain Istana Ubud, Museum Antonio Blanco adalah obyek wisata yang sayang dilewatkan ketika mengunjungi Ubud. Maestro lukis keturunan Spanyol-Amerika Serikat yang tinggal di Ubud sejak 1952 dikenal lewat karya seni yang didominasi keindahan fisik perempuan di Bali. Di museum yang dulunya merupakan kediaman Blanco ini pengunjung bisa melihat sekitar 300 karya seninya.

Desa Adat Penglipuran

Jika ingin melihat kehidupan masyarakat Bali di desa tradisional, jangan sampai melewatkan kunjungan ke Desa Adat Penglipuran di kawasan Bangli. Dengan luas wilayah mencapai 112 hektar, desa adat ini memiliki sekitar 76 kavling rumah. Salah satu rumahnya konon sudah berusia 270 tahun. Tiket parkir kendaraan serta tiket masuk yang relatif murah (Rp 5.000 – Rp 7.500) menjadikan Desa Adat Penglipuran destinasi wisata alternatif di Bali yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Wisata religi

Pura Ulun Danu Beratan Bedugul

Berlokasi di dataran tinggi Bedugul, Pura Ulun Danu Beratan merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu yang memberikan kesuburan. Pura Ulan Danu Beratan Bedugul menawarkan suasana berbeda di Bali karena kawasan ini mirip seperti Puncak, Jawa Barat, yang sangat sejuk. Suasana danau yang tenang berselimut kabut dan udara sejuk membuat Pura Ulun Danu Beratan menimbulkan kesan magis. Selain melihat pura, di kawasan wisata ini para pengunjung juga bisa menikmati keindahan danau dengan menyewa perahu.

Pura Goa Lawah

Berjarak sekitar 49 kilometer dari Denpasar, Pura Goa Lawah terletak di Kabupaten Klungkung dan memiliki daya tarik tersendiri karena berada di dalam goa yang ditempati ribuan kelelawar. Pura ini sendiri berada di kawasan Pantai Kusamba dan pengunjung bisa melihat keindahan Nusa Penida, yang berada di sebelah tenggara Pulau Bali, di kejauhan.

Pura Luhur Uluwatu

Pura Luhur Uluwatu mungkin adalah pura terpopuler di kalangan wisatawan yang mengunjungi Pulau Bali. Dibangun sejak abad ke-11, pura ini terletak di Desa Pecatu, Kuta Selatan dengan pemandangan laut yang spektakuler. Bukan hanya panorama indah, Pura Luhur Uluwatu juga menawarkan keunikan karena dihuni oleh sekumpulan monyet di dalam kawasan pura. Waktu terbaik mengunjungi pura ini adalah di sore hari sehingga wisatawan bisa menikmati keindahan pemandangan matahari terbenam. Di kawasan ini pengunjung juga bisa menyaksikan pergelaran Tari Kecak yang menjadi salah satu kesenian kebanggaan masyarakat Bali. Pertunjukan Tari Kecak Pura Luhur Uluwatu dihelat setiap hari pukul 18.00-19.00 wita.

Lainnya

Wisata kebun kopi

Wisata agrowisata semakin digemari turis yang mengunjungi Bali. Salah satunya adalah wisata kebun kopi yang kian populer. Apalagi kopi Bali Kintamani memiliki keunikan cita rasa yang berbeda dengan kopi lain di Indonesia. Wisatawan bisa memilih kebun kopi yang sesuai dengan preferensi maupun lokasinya menginap, karena wisata ini bisa ditemukan di sejumlah daerah, mulai dari Ubud, Kintamani hingga Munduk. Bukan hanya kopi Bali, wisatawan juga akan diajak melihat proses pembuatan kopi luwak yang dikenal sebagai kopi termahal di dunia. Selain melihat proses pembuatannya, turis tentu saja bisa mencicipi berbagai jenis kopi pilihan di setiap kebun kopi.

Rafting Sungai Ayung

Sungai Ayung menjadi salah satu lokasi favorit rafting di Pulau Bali. Sebagai sungai terpanjang di Bali, Sungai Ayung menawarkan jalur rafting sepanjang 12 kilometer dengan jeram-jeram yang menantang. Selain memacu adrenalin, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan hijau yang menawan di sekitar lokasi. Karena sudah dikenal luas oleh wisatawan, sepanjang tebing sungai ini terdapat banyak resor, villa dan hotel ternama. Wisata arung jeram Sungai Ayung terletak di Desa Payangan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.

Rafting Telagawaja

Selain Sungai Ayung, Sungai Telagawaja juga menjadi lokasi favorit untuk olahraga rafting di Bali. Terletak di Desa Muncan, Karangasem, Sungai Telagawaja bisa dicapai dengan perjalanan 2 jam dari Kuta. Dibandingkan Sungai Ayung, Sungai Telagawaja masih terasa alami karena belum terjamah pengembang hotel dan resor. Rute rafting-nya sendiri mencapai 16 kilometer dan terdapat dam setinggi 5 meter yang harus dilompati perahu.

Tanjung Benoa

Tanjung Benoa memiliki daya tarik tersendiri di kalangan wisatawan yang mengunjungi Bali. Berdekatan dengan kawasan Nusa Dua yang eksklusif, Tanjung Benoa adalah lokasi favorit pecinta olahraga air alias watersport. Di sini, wisatawan bisa menguji nyali dengan berbagai olahraga air seperti snorkeling, banana boat, parasailing, jetski hingga kunjungan ke Pulau Penyu. Berlokasi di ujung tenggara Bali, Tanjung Benoa bisa dicapai dengan perjalanan 35 menit dari Kuta atau 20 menit dari Bandara Internasional Ngurah Rai.

Pulau Menjangan

Selama beberapa tahun terakhir, nama Pulau Menjangan semakin populer di kalangan wisatawan yang berkunjung ke Bali. Pulau yang terdapat di Taman Nasional Bali Barat ini disebut-sebut memiliki spot diving terbaik seantero Bali. Selain airnya yang sangat jernih dengan kekayaan biota laut yang beragam, pantai-pantai di Pulau Menjangan juga relatif lebih sepi dibandingkan di area Kuta maupun Pecatu di Bali Selatan.

Kuliner Bali
Loading...

1 comment: